Sabtu, 02 Mei 2015

Kumohon, Sahabatku

Sedih dan kesal..
Itu yang kurasa..
Mengingat semua hal,
Yang pernah kita lakukan bersama..

  Dulu..
  Dirimu adalah sahabat..
  Sahabat yang tiada duanya..
  Yang selalu ada dalam suka dan duka.. 

Namun itu telah berubah..
Berubah menjadi kenangan belaka..
Tak ada lagi canda tawa..
Tak ada lagi senyum riangmu..

   Entah, apa yang ada dibenakmu..
   Menginggalkanku begitu saja..
   Melewatiku, 
   Seperti aku hanyalah angin..

Jika kupunya kesalahan..
Katakanlah secara langsung..
Aku tak mau,
Persahabatan kita hancur..
Maafkanlah kesalahanku..

   Kuminta sadarlah..
   Akan kenangan kenangan indah..
   Yang pernah kita buat...
   Aku hanya ingin kau cepat sadar..
   Akan janji persahabatan kita..

Arti ; Ini puisi tentang persahabatan yang hancur. Disini "Aku" meminta kepada "Kamu" untuk berhenti bersikap acuh tak acuh. Dan kembali seperti dulu. Dimana "Kamu" adalah sahabat yang selalu riang dengan canda tawa. Jadi puisi ini dapat dijadikan untuk meminta maaf akan kesalahannya kepada sahabat yang sifatnya berubah.

Jumat, 01 Mei 2015

Kegagalan

Kegagalan.....
Suatu cerita,
Yang begitu mengesankan...

   Suatu kegagalan....
   Membuat kita,
   Tak ingin mengulangnya..

Saat kita terjatuh..
Kita akan mencoba untuk bangkit dari jatuh..
Mencoba & berusaha,
Hanya itu yang dapat dilakukan,
Agar bisa berhasil,
Mewujudkan impian..

    Mengingat kegagalan,
    Dan rasa sakit akan itu..
    Membuat kita semakin tangguh..
    Dan membuat semangat datang..
    Untuk bangkit dari kegagalan..
  
Hikmah ; Saat kalian gagal, janganlah meratapi kegagalan! Tetapi berjuanglah! Berusahalah! Dan ingatlah seberapa perihnya gagal itu agar kalian tidak ingin mengulanginya! Dan segeralah bangkit dari kegagalan. Berusahalah untuk berhasil mewujudkan impian yang tertunda. Berusahalah!